Berulang kali aku duduk termenung
Mencari-cari isi relung
Namun yang kutemukan hanya perasaan mendung
Berulang kali aku mengkhawatirkan
Tapi apakah ada hatinya berpaling?
Ataukah aku yang terlalu merindu?
Mana pernah ia kenal jarak
Jika selama ini benua terasa dekat
Mana pernah ia kenal jarak
Jika senyumku lebih lama daripada tangisku
Itu dulu,
Dulu, jarak memang tak ada arti
Dulu, jarak tak pernah semenakutkan ini
Dulu, jarak tak pernah membuat mendung
Sekarang jarak kian memisahkan
Menambah bisu kerinduan
Waktu kian berjalan
Merasa tak terganggu rintangan
Hari demi hari bergantian
Bergandengan dengan sepi dan rindu yang berjalan bersisian
Membilang detik-detik hampa
Mengukur waktu kian berdebu
Masih dengan rindu yang sama
Melambai tanpa angin labuh
Tersangkut di ujung doa
Benar saja jarak memang menjauhkan
Namun siapa sangka akan bertemu kembali
Padanya yang senantiasa memeluk rindu ini
Terimakasih untuk jarak yang tercipta
Agar aku bisa merindu lebih lagi
Ditulis oleh hati yang sedang merindu,
dari seorang punggawa @davidchristianta
puisinya menyentuh hati banget
BalasHapusTerimakasih atas kunjungan dan apresiasinya, nantikan karya saya yang lainnya ya.
HapusWahh puisinya keren sekalii ditunggu karya keren lainnya
BalasHapusTerimakasih atas kunjungan dan apresiasinya, nantikan karya saya yang lainnya ya.
HapusPuisi yang keren sekali
BalasHapusTerimakasih atas kunjungan dan apresiasinya, nantikan karya saya yang lainnya ya.
HapusWah sedang merindu ya, puisi yang indah
BalasHapusBetul... Puisi ini saya tulis saat merindu. Terimakasih atas kunjungan dan apresiasinya, nantikan karya saya yang lainnya ya.
HapusKarya puisi yang bagus, mantap!
BalasHapusTerimakasih atas kunjungan dan apresiasinya, nantikan karya saya yang lainnya ya.
HapusPuisi yang benar-benar indah. Bukan hanya penyusunan kata yang teratur, tetapi juga pembawaan yang benar-benar penuh perasaan
BalasHapusTerimakasih atas kunjungan dan apresiasinya, nantikan karya saya yang lainnya ya.
HapusAsli... Kata katanya keren.... Pemilihan diksinya tepat
BalasHapusAbis baca ini aku jadi lebih pintar
BalasHapusNyentuh dan penuh makna, kena banget
BalasHapusTerimakasih atas kunjungan dan apresiasinya, nantikan karya saya yang lainnya ya.
Hapuskeren banget puisinya
BalasHapus